DUNIA HAYALAN TAMPA BATAS

BERFIKIR DAN BERJLANA DENGAN SEIRING WAKTU UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK LAGI. BELAJAR

Sabtu, 12 Januari 2013

FENOMENA ANAK PENCINTA LEM DAN NARKOBA DI MAKASSAR




Narkoba sebagai bahan berbahaya sangatlah dilarang di negara kita,namun dalam kenyataan real di masyarakat kita narkoba justru mngambil bagian besar dalam kehidupan masyarakat kita. Narkoba atau yang merupakan singkatan dari narkotia dan obat terlarang plus zat adiktif  kini merajalela bukan hanya dalam kalangan dewasa maupun elit saat ini tetapi juga dalam kalangan anak-anak.
Hal yang paling banyak dapat kita jumpai di lingkungan kita adalah anak-anak usia sekolah yang putus sekolah di kota Makassar. Dapat kita lihat dengan sangat nyata di sekeliling kita terkhusus di kota makassar yang sangat ramai dengan anak-anak peminta-minta yang kerap kita temukan di jalan-jalan raya maupun di tempat-tempat wisata.
Sangat tragis, anak usia 6-15 tahun di kota makassar yang bergelut sebagai pengamen, pengemis maupun anak sekolah sanngat senan menghisap bau lem fox yang sangat menyengat dan juga merupakan zat adiktif yang berbahaya terutama dalam tubuh mungil mereka yang harusnya berseolah atau beraktifitas possitif.
Jika kita berkunjung ke sebuah tempat wisata yang ramai di datangi turis maupun anak mudah untuk menikmati sunset di sore hari seperti fort rotterdam, kita akan menemukan begitu banyak anak-anak yang berkelerian di sekitar benteng dengan gita ataupun tangan kosong menghampiri orang-orang untuk ngamen  ataupun meminta-minta tapi jangan salah lihat kantong celana atau tangan kirinya, mereka sibuk membawa katong putih berisi lem fox yang akan mereka lekatkan ke hidung mereka dan menghirup bau lem dengan nikmat.
Beralih kekalangan terpelajar di kota makassar. Saat ini ada baanyak sekali macam narkoba yangbisa dengan mudah kita dapatkan di apotik maupun di pedagangan gelap. Anak sekolah di makassar usia smp hingga sma saat ini sangaat akrab dengan berbagai obat-obatan dan zat addiktif seperti obat penenang dan bahkan sabu-sabu serta ganja.
Dalam berbagai pandangan saya yang sering kali mendapati teman-teman seperti ini saya mendapatkan betapa bangga dan senangnya mereka  menikmati narkobatampa berfikir tentang dampak negatifnya.
Anak usia sekolah di makassar mendapatkan kebiasaan mengkonsumsi obat penenang seperti tramadol, arking, destro dan sebagainya sebagai bentuk bersenang-senang dan juga pencarian jati diri mereka yang salah arah. Ada pula di antara mereka yang hanya ikut-ikutan dan mencoba kenikmatan sesaat dari narkoba yang mereka konsumsi.
Namun saat ini makassar sangatlah tak peduli dengan nasib para penerus merekka yang hancur karena narkoba. Pihak-pihak berwenang dalam hal ini tidak mampu mendeteksi dan menuntaskan permasalahan narkoba di kalangan masyarakat terkhusus di kalangan anak-anak.
Kenapa peemerintah tidak membuat sebuah organisasi yang berperan aktif memberantas dan mangakhiri perilaku anak dalam masalah konsumsi seperti saja membuat organisasi di mana anggotanya berasal dari kalangan anak muda yang peduli dan mau berpartisipasi dan bebas dari narkoba. Kemudian menjalankan tugas memberantas naroka dengan menjadi mata2 untuk dilaporkan kepada berbagai pihak yang bertanggung jawab.

0 komentar:

Poskan Komentar