DUNIA HAYALAN TAMPA BATAS

BERFIKIR DAN BERJLANA DENGAN SEIRING WAKTU UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK LAGI. BELAJAR

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 25 Januari 2014

Daftar Harga HP Oppo Find | Find 5 | Find Piano | Find Way

Harga HP Oppo Terbaru | Find 5 | Piano | Find Way, adalah informasi hargahargaku kali ini yang mungkin anda cari dengan kata kunci, Harga HP Oppo Find 5, Harga HP Oppo Find Piano, Harga HP Oppo Find Way terbaru. Semoga informasi berharga kali ini dapat menjadi referensi bagi anda semua.
Salah satu pabrikan asal china yang sedang naik daun adalah Oppo, berkat promosi besar-besaran Hp ini dimedia elektronik, rupanya semakin mengukuhkan namanya menjadi salah satu produsen Hp berkelas dunia saat ini. Tak seperti kebanyakan produsen Hp asal china yang mematok gadget nya untuk kalangan menengah kebawah, Oppo memiliki strategi berbeda dengan mengeluarkan Gadget gadget berkualitas yang memang dikhusukan untuk kelas menengan keatas, mau tau berapa Harga HP Oppo semua tipe , tenang nanti kami akan memberikan Daftar Harga HP Oppo beserta spesifikasi yang dimilikinya, khusus buat anda pengunjung hargahargaku.
Harga HP Oppo yang relatif mahal, sepertinya tak menyurutkan antusias masyarakat untuk membeli HP ini, terbukti dengan larisnya penjualan Smartphone ini, apalagi dengan dukungan spesifikasi kelas atas, yang membuat Hp ini berbeda dengan produk China lainnya, maka jangan heran apabila dilihat dari segi kualitas dan performa tidaklah jauh berbeda dengan produk-produk mapan lainnya seperti Samsung maupun Sony. Mau tau berapa Harga HP Oppo Find dibulan ini, mari kita lihat Daftar Harga HP Oppo Find dibawah ini.

Daftar Harga HP Oppo Find (Update)

HARGA OPPO FIND WAY S
  • Harga Baru: Rp 4.999.000
  • Harga Bekas: -
HARGA OPPO R1
  • Harga Baru: Rp 3.900.000
  • Harga Bekas: -
 HARGA OPPO N1
  • Harga Baru: Rp 6.400.000,00
  • Harga Bekas: -
  HARGA OPPO FIND 5
  • Harga Baru: Rp 5.499.000,00
  • Harga Bekas: Rp 4.850.000,00
  HARGA OPPO FIND PIANO R8113
  • Harga Baru: Rp 2.000.000,00
  • Harga Bekas: Rp 1.500.000,00
  HARGA OPPO FIND WAY 
  • Harga Baru: Rp 3.299.000,00
  • Harga Bekas: Rp 2.600.000,00
  HARGA OPPO FIND 5 MIDNIGHT
  • Harga Baru: Rp 5.999.000,00
  • Harga Bekas: -
 HARGA OPPO FIND MUSE

  • Harga Baru: Rp 1.699.000,00
  • Harga Bekas: -
 HARGA OPPO FIND CLOVER 
  • Harga Baru: Rp 2.799.000,00
  • Harga Bekas: -
  HARGA OPPO FIND MIRROR 
  • Harga Baru: Rp 3.999.000,00
  • Harga Bekas: -

Harga OPPO Find 5 X909 – 16 GB

Harga Oppo Find 5
Harga Oppo Find 5
Spesifikasi Dan Harga :

  • 5” IPS Full HD Touchscreen
  • Android OS 4.1 Jelly Bean
  • 13 MP Camera
  • RP 5.499.000

Harga OPPO Find Way U7015 - 16 GB 

Harga Oppo Find Way
Harga Oppo Find Way
Spesifikasi Dan Harga :
  • 4.5" TFT Touch Screen
  • Android OS 4.1 Jelly Bean
  • 8 MP Kamera
  • RP 3.299.000

Harga OPPO Find Piano R8113 – 4 GB 

Harga Oppo Find Piano
Harga Oppo Find Piano

Spesifikasi Dan Harga :

  • 4” IPS Touchscreen
  • Android OS 4.1 Jelly Bean
  • 5 MP Camera
  • RP 1.999.000
Note:
  • Harga Hp Oppo Find diatas dapat berubah sewaktu-waktu
  • Beda tempat akan berbeda pula harga disetiap toko yang menjual Hp Oppo Find diatas
Bagaimana tertarik membeli HP Oppo Find yang mana ?. Demikian informasi dari kami mengenai, Harga HP Oppo Find 5, Harga HP Oppo Find Piano, Harga HP Oppo Find Way terbaru September 2013 . Semoga bermanfaat bagi anda semua, dan jangan lupa baca pula informasi dari kami mengenai Harga Hp Smartfren Andromax 

Harga HP Oppo Find Terbaru

BitcoinBitcoin

Bitcoin

Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer yang menghubungkan semuanya. Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang mempunyainya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.
Desain dari Bitcoin memperbolehkan untuk kepemilikan tanpa identitas (anonymous) dan pemindahan kekayaan. Bitcoin - bitcoin dapat disimpan di komputer pribadi dalam sebuah format file wallet atau di simpan oleh sebuah servis wallet pihak ketiga, dan terlepas dari semua itu Bitcoin - bitcoin dapat di kirim lewat internet kepada siapapun yang mempunyai sebuah alamat Bitcoin. Topologi peer-to-peer bitcoin dan kurangnya administrasi tunggal membuatnya tidak mungkin untuk otoritas, pemerintahan apapun, untuk memanipulasi nilai dari bitcoin - bitcoin atau menyebabkan inflasi dengan memproduksi lebih banyak bitcoin.
Bitcoin adalah salah satu dari implementasi pertama dari yang disebut cryptocurrency, pertama kali di deskripsikan oleh Wei Dai pada tahun 1998 dalam milis cypherpunks

Dua Kasino Ini Mulai Terima Bitcoin untuk Pembayaran

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Dua kasino di Las Vegas akan menjadi yang pertama kali menerima mata uang virtual Bitcoin bagi para tetamu yang ingin berjudi.

Adapun dua kasino itu adalah D Las Vegas Casino Hotel dan Golden Gate Hotel and Casino. Dua kasino tersebut dimiliki oleh satu perusahaan yang sama. Bitcoin akan diterima sebagai alat pembayaran mulai hari ini, Rabu (22/1/2014), di samping pembayaran dengan cara reguler.

"Kami senang bahwa D dan Golden Gate akan menjadi kasino pertama yang menerima Bitcoin," ujar CEO perseroan, Derek Stevens, sebagaimana dikutip dari AFP Rabu (22/1/2014).

Langkah menerima mata uang virtual itu dilakukan setelah para pengunjung banyak yang bertanya apakah mereka bisa membayar dengan Bitcoin.

Kasino Golden Gate, yang mulai berdiri pada 1906, adalah kasino tertua di Las Vegas. Dalam sejarahnya, tempat hiburan tersebut juga pernah menjadi pionir dalam penerapan teknologi, yaitu kasino pertama yang memasang telepon pada 1907.

"Kami berada di pusat kota yang mengadopsi tenologi tinggi, dan kami akan benar-benar mengadaptasi teknologi tinggi," lanjut Stevens.

Bitcoin ditemukan saat dunia mengalami krisis ekonomi, oleh seseorang yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto. Tidak seperti mata uang lainnya, Bitcoin tidak memiliki penerbit yang berupa bank sentral.

Penggali Bitcoin" Tercepat Berasal dari Indonesia

Bitcoin dihasilkan melalui pemecahan soal matematika yang melibatkan serangkaian perhitungan algoritma rumit di komputer. Tak sembarang komputer pula bisa dipakai untuk melakukan kegiatan yang disebut "menambang" Bitcoin ini. Bisa-bisa hanya menghabiskan listrik, sementara tidak satu pun Bitcoin dihasilkan.

Dikarenakan tingkat kesulitan mining Bitcoin yang semakin lama semakin meningkat, diperlukan semacam komputer khusus yang bisa menyelesaikan proses penambangan dengan lebih cepat dibanding desktop biasa. Komputer ini pun tak harus besar dan mahal. Ada pula yang berbentuk dongle USB seperti Redfury.

Redfury adalah USB penambang Bitcoin yang diklaim tercepat di dunia dengan daya komputasi sekitar 2,5 Gigahash (kemampuan menyelesaikan perhitungan matematika yang dijadikan tolok ukur kinerja miner Bitcoin). Orang-orang di belakangnya ternyata adalah para anggota Indonesian Bitcoin Community (IBC).

"Dulu, yang paling cepat adalah produk sejenis dari China dengan 0,3 Gigahash, tapi kini Redfury yang tertinggi," ujar Tiyo Triyanto dari IBC. Untuk memakainya, pengguna tinggal menghubungkan Redfury ke komputer melalui port USB, kemudian menjalankan program mining. "Komputernya tak harus kencang, cukup netbook atau yang sejenis agar hemat listrik," jelas Tiyo.

Seberapa cepat Redfury menambang Bitcoin? Untuk memberi gambaran, Tiyo mengonversi nilai mata uang virtual itu ke rupiah. "Apabila dijalankan selama sebulan penuh tanpa berhenti, maka Redfury bisa menghasilkan Bitcoin senilai Rp 300.000 dengan asumsi 1 Bitcoin (BTC) bernilai 800 dollar AS," paparnya.

Bitcoin memang bisa dipecah-pecah menjadi unit yang lebih kecil, misalnya 0,01 BTC yang dikenal sebagai "centibit", dan 0,001 BTC yang disebut "milibit". Hal tersebut diperlukan karena nilai Bitcoin yang bisa menyentuh angka ribuan dollar AS belakangan ini membuatnya kurang praktis untuk dipakai dalam transaksi bernilai kecil.

Adapun Redfury dihargai sekitar Rp 1,5 juta. Miner ini bisa diperoleh lewat sejumlah reseller dan forum jual beli online atau komunitas. Tiyo mengatakan bahwa batch pertama Redfury yang diproduksi sebanyak 3.000 unit untuk sekarang sudah habis terjual.

Rahasia kecepatan Redfury terletak pada chip ASIC (application-specific integrated circuit) yang khusus menangani urusan mining Bitcoin. ASIC, disebut Tiyo, memiliki kinerja yang lebih mumpuni dan lebih hemat listrik dibandingkan solusi penambangan Bitcoin lainnya.

"Sebelum ASIC, orang-orang menggunakan CPU, lalu rangkaian GPU berukuran besar, kemudian setelah itu FPGA. Kini, untuk memperoleh kinerja serupa cukup dengan ASIC yang kecil," jelas Tiyo.

Kendati memproduksi perangkat Bitcoin miner di Indonesia, dia mengaku bahwa sebagian besar pembeli Redfury datang dari luar negeri. "Mungkin hanya 10 persen pembeli dari Indonesia. Bitcoin memang lebih marak di luar dan belum begitu dikenal di sini."

Bitcoin sendiri sejak awal dirancang agar hanya bisa diproduksi dalam jumlah terbatas sebanyak 21 juta keping. Saat ini sudah sekitar setengah dari angka tersebut yang ditambang dan beredar. Seiring waktu, Bitcoin diprediksi sudah tak bisa "digali" lagi pada tahun 2140.

Bitcoin.org memberi peringatan bahwa proses mining memiliki pasar yang terbatas dan ketat persaingannya. Tidak semua pengguna melakukannya, dan ini bukanlah sebuah cara cepat untuk mendapatkan uang.

Bitcoin, Aman atau Berisiko?

Diakui atau tidak, demam Bitcoin sedang melanda dunia. Cryptocurrency yang bersifat terdesentralisasi dan tidak diatur atau dijamin oleh otoritas pusat ini ramai digunakan untuk bertransaksi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Meski memiliki sejumlah kelebihan dibanding mata uang "konvensional", Bitcoin bukannya tidak memiliki risiko. Ada beberapa ancaman yang mengintai para pengguna uang virtual ini. Salah satunya berkaitan dengan persoalan penyimpanan Bitcoin.

Untuk bisa membelanjakan Bitcoin, pemilik membutuhkan baris kode khusus bernama "private key". Baris kode ini disimpan di dalam "wallet" atau dompet digital. Ketika akan dipakai, barulah pemilik mengakses kode tersebut dan menggunakannya untuk transaksi.

Private key bisa disimpan secara lokal di komputer maupun dicetak dengan printer. Persoalan muncul karena baris kode ini bisa dicuri atau hilang. Apabila itu terjadi, maka semua Bitcoin yang terasosiasi dengan private key bersangkutan akan raib selamanya dari tangan pemilik.

Kasus seperti ini beberapa terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Misalnya peristiwa yang menimpa  Inputs.io. Penyedia wallet online tersebut November lalu dibobol hacker sehingga mengakibatkan para "nasabah" kehilangan Bitcoin senilai 1,2 juta dollar AS.

Private key yang disimpan dalam "Cold Storage" (komputer atau media penyimpanan yang tak terkoneksi ke internet) pun memiliki kerentanan tersendiri. Seorang pria bernama James Howells menyimpan 7.500 Bitcoin dalam wallet di dalam hard disk komputernya. Ketika hard disk tersebut hilang, Howells terpaksa merelakan uang virtual senilai jutaan dollar tersebut.

Untuk mengurangi risiko itu, CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan sedikit berbagi tips.

Pengelola salah satu bursa Bitcoin terbesar di Indonesia ini mengungkapkan bahwa dia membikin print-out dompet Bitcoin dalam bentuk tercetak. "Lalu, agar aman, cetakan tersebut kami simpan dalam safety deposit box," kata Oscar ketika ditemui usai acara gathering Indonesia Bitcoin Community di Jakarta, Sabtu (18/1/2014) kemarin.

Untuk melindungi wallet online, password yang kuat bisa digunakan. Dapat pula ditambahi layanan otentikasi dua-faktor macam Google Authenticator yang seringkali ditawarkan oleh dompet berbasis web. Backup wallet juga diperlukan untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan server bermasalah atau komputer/hard disk rusak.

Risiko finansial

Risiko lain terkait Bitcoin adalah nilai mata uang ini sendiri yang terkenal sangat fluktuatif. Pada awal Januari 2013, misalnya, Bitcoin dihargai 13 dollar AS per keping (1 BTC). Angka itu meroket ke lebih dari 1.100 dollar AS per keping pada Desember tahun yang sama, lalu terpangkas menjadi hanya setengahnya (sekitar 500 dollar AS), hanya dalam beberapa jam setelah pelarangan transaksi Bitcoin di China.

Ini membuat nilai Bitcoin yang dimiliki menjadi tidak stabil dan menjadi masalah sendiri bagi pelaku bisnis yang memakai mata uang virtual tersebut. Harga barang dan nilai uang yang dibayarkan bisa naik atau turun dengan tajam dalam waktu sangat singkat sehingga berpotensi merugikan salah satu pihak yang terlibat dalam jual beli.

Tiyo Triyanto dari IBC mengatakan bahwa salah satu cara mengatasi fluktuasi harga tersebut adalah dengan memakai penyedia jasa layanan finansial Bitcoin semacam Artabit. "Pembeli, misalnya, membayar harga barang yang telah ditentukan dalam bentuk Bitcoin kepada Artabit, sisanya ditangani oleh mereka sehingga resiko bukan berada di tangan pengguna."

Dengan asumsi tidak terjadi fluktuasi berlebihan, Bitcoin menawarkan keuntungan tersendiri untuk bisnis yang memasarkan produk secara online karena hampir tak ada biaya transaksi untuk pembeli dan penjual. Begitupun untuk keperluan transfer uang yang dibuat mudah dan murah dibandingkan mata uang konvensional.

Seperti mata uang atau komoditas lain, perilaku hoarding atau penimbunan juga terjadi dengan Bitcoin. Di India dan China, misalnya, angka permintaan Bitcoin terbesar disinyalir berasal dari spekulan yang mencari untung. Tak menutup kemungkinan bahwa harga Bitcoin bisa crash apabila sejumlah besar koin virtual tersebut dilepas dalam satu waktu, terlebih dengan kondisi Bitcoin saat ini yang banyak disebut sedang mengalami bubble.

Kurang paham

Risiko lain yang tak kalah penting datang dari kalangan pengguna Bitcoin sendiri, yaitu kurangnya pemahaman mengenai sifat dan cara kerja cryptocurrency ini.

Oscar mengatakan bahwa dia menangkap gejala adanya orang yang nekat berinvestasi di Bitcoin tanpa didukung pengetahuan yang memadai. "Kami mendapat permintaan beli sejumlah Bitcoin, tapi setelah itu pembelinya mengontak dan baru bertanya apa itu Bitcoin," jelas Oscar. Dalam kasus tersebut, dia menerangkan bahwa pihaknya biasanya menolak transaksi agar tak disebut "menawarkan jalan pintas menjadi kaya".

Banyak yang mengalami kerugian karena menanam modal di Bitcoin walau sebenarnya tak memahami mata uang tersebut. "Mereka tak tahu kapan harus beli, jual, dan sebagainya. Sebelum investasi, memang mutlak mengetahui seluk-beluk investasi tersebut," kata Oscar lagi.

Bitcoin memang bisa diperoleh melalui "penambangan" atau mining. Tapi cara tersebut terbilang sangat lamban menghasilkan Bitcoin bagi kebanyakan pengguna biasa. Mereka yang ingin cepat memperoleh Bitcoin bisa langsung membeli lewat exchange sesuai kurs yang berlaku, namun ini berisiko tinggi mengingat fluktuasi nilai yang bisa sangat ekstrim.

Agar lebih aman, Oscar menyarankan investor pemula Bitcoin agar memakai uang yang memang sudah disiapkan agar expendable. "Jangan pakai uang untuk belanja, nanti pusing," katanya.

Bitcoin sendiri bukan satu-satunya cryptocurrency yang beredar di dunia. Saat ini tersedia puluhan mata uang digital sejenis yang popularitas dan nilai masing-masingnya bervariasi. Beberapa nama yang sering disebut antara lain Litecoin, Ripple, Dogecoin, dan Coinye West yang dituntut atas pelanggaran merek dagang oleh artis Hip-hop Kanye West.Diakui atau tidak, demam Bitcoin sedang melanda dunia. Cryptocurrency yang bersifat terdesentralisasi dan tidak diatur atau dijamin oleh otoritas pusat ini ramai digunakan untuk bertransaksi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Meski memiliki sejumlah kelebihan dibanding mata uang "konvensional", Bitcoin bukannya tidak memiliki risiko. Ada beberapa ancaman yang mengintai para pengguna uang virtual ini. Salah satunya berkaitan dengan persoalan penyimpanan Bitcoin.

Untuk bisa membelanjakan Bitcoin, pemilik membutuhkan baris kode khusus bernama "private key". Baris kode ini disimpan di dalam "wallet" atau dompet digital. Ketika akan dipakai, barulah pemilik mengakses kode tersebut dan menggunakannya untuk transaksi.

Private key bisa disimpan secara lokal di komputer maupun dicetak dengan printer. Persoalan muncul karena baris kode ini bisa dicuri atau hilang. Apabila itu terjadi, maka semua Bitcoin yang terasosiasi dengan private key bersangkutan akan raib selamanya dari tangan pemilik.

Kasus seperti ini beberapa terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Misalnya peristiwa yang menimpa  Inputs.io. Penyedia wallet online tersebut November lalu dibobol hacker sehingga mengakibatkan para "nasabah" kehilangan Bitcoin senilai 1,2 juta dollar AS.

Private key yang disimpan dalam "Cold Storage" (komputer atau media penyimpanan yang tak terkoneksi ke internet) pun memiliki kerentanan tersendiri. Seorang pria bernama James Howells menyimpan 7.500 Bitcoin dalam wallet di dalam hard disk komputernya. Ketika hard disk tersebut hilang, Howells terpaksa merelakan uang virtual senilai jutaan dollar tersebut.

Untuk mengurangi risiko itu, CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan sedikit berbagi tips.

Pengelola salah satu bursa Bitcoin terbesar di Indonesia ini mengungkapkan bahwa dia membikin print-out dompet Bitcoin dalam bentuk tercetak. "Lalu, agar aman, cetakan tersebut kami simpan dalam safety deposit box," kata Oscar ketika ditemui usai acara gathering Indonesia Bitcoin Community di Jakarta, Sabtu (18/1/2014) kemarin.

Untuk melindungi wallet online, password yang kuat bisa digunakan. Dapat pula ditambahi layanan otentikasi dua-faktor macam Google Authenticator yang seringkali ditawarkan oleh dompet berbasis web. Backup wallet juga diperlukan untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan server bermasalah atau komputer/hard disk rusak.

Risiko finansial

Risiko lain terkait Bitcoin adalah nilai mata uang ini sendiri yang terkenal sangat fluktuatif. Pada awal Januari 2013, misalnya, Bitcoin dihargai 13 dollar AS per keping (1 BTC). Angka itu meroket ke lebih dari 1.100 dollar AS per keping pada Desember tahun yang sama, lalu terpangkas menjadi hanya setengahnya (sekitar 500 dollar AS), hanya dalam beberapa jam setelah pelarangan transaksi Bitcoin di China.

Ini membuat nilai Bitcoin yang dimiliki menjadi tidak stabil dan menjadi masalah sendiri bagi pelaku bisnis yang memakai mata uang virtual tersebut. Harga barang dan nilai uang yang dibayarkan bisa naik atau turun dengan tajam dalam waktu sangat singkat sehingga berpotensi merugikan salah satu pihak yang terlibat dalam jual beli.

Tiyo Triyanto dari IBC mengatakan bahwa salah satu cara mengatasi fluktuasi harga tersebut adalah dengan memakai penyedia jasa layanan finansial Bitcoin semacam Artabit. "Pembeli, misalnya, membayar harga barang yang telah ditentukan dalam bentuk Bitcoin kepada Artabit, sisanya ditangani oleh mereka sehingga resiko bukan berada di tangan pengguna."

Dengan asumsi tidak terjadi fluktuasi berlebihan, Bitcoin menawarkan keuntungan tersendiri untuk bisnis yang memasarkan produk secara online karena hampir tak ada biaya transaksi untuk pembeli dan penjual. Begitupun untuk keperluan transfer uang yang dibuat mudah dan murah dibandingkan mata uang konvensional.

Seperti mata uang atau komoditas lain, perilaku hoarding atau penimbunan juga terjadi dengan Bitcoin. Di India dan China, misalnya, angka permintaan Bitcoin terbesar disinyalir berasal dari spekulan yang mencari untung. Tak menutup kemungkinan bahwa harga Bitcoin bisa crash apabila sejumlah besar koin virtual tersebut dilepas dalam satu waktu, terlebih dengan kondisi Bitcoin saat ini yang banyak disebut sedang mengalami bubble.

Kurang paham

Risiko lain yang tak kalah penting datang dari kalangan pengguna Bitcoin sendiri, yaitu kurangnya pemahaman mengenai sifat dan cara kerja cryptocurrency ini.

Oscar mengatakan bahwa dia menangkap gejala adanya orang yang nekat berinvestasi di Bitcoin tanpa didukung pengetahuan yang memadai. "Kami mendapat permintaan beli sejumlah Bitcoin, tapi setelah itu pembelinya mengontak dan baru bertanya apa itu Bitcoin," jelas Oscar. Dalam kasus tersebut, dia menerangkan bahwa pihaknya biasanya menolak transaksi agar tak disebut "menawarkan jalan pintas menjadi kaya".

Banyak yang mengalami kerugian karena menanam modal di Bitcoin walau sebenarnya tak memahami mata uang tersebut. "Mereka tak tahu kapan harus beli, jual, dan sebagainya. Sebelum investasi, memang mutlak mengetahui seluk-beluk investasi tersebut," kata Oscar lagi.

Bitcoin memang bisa diperoleh melalui "penambangan" atau mining. Tapi cara tersebut terbilang sangat lamban menghasilkan Bitcoin bagi kebanyakan pengguna biasa. Mereka yang ingin cepat memperoleh Bitcoin bisa langsung membeli lewat exchange sesuai kurs yang berlaku, namun ini berisiko tinggi mengingat fluktuasi nilai yang bisa sangat ekstrim.

Agar lebih aman, Oscar menyarankan investor pemula Bitcoin agar memakai uang yang memang sudah disiapkan agar expendable. "Jangan pakai uang untuk belanja, nanti pusing," katanya.

Bitcoin sendiri bukan satu-satunya cryptocurrency yang beredar di dunia. Saat ini tersedia puluhan mata uang digital sejenis yang popularitas dan nilai masing-masingnya bervariasi. Beberapa nama yang sering disebut antara lain Litecoin, Ripple, Dogecoin, dan Coinye West yang dituntut atas pelanggaran merek dagang oleh artis Hip-hop Kanye West.

Samsung Galaxy Note 3

Samsung Galaxy Note 3
MORE PICTURESAvailable as:
Samsung Galaxy Note 3 N9000 with 3G connectivity
Samsung Galaxy Note 3 N9002 with dual SIM card support
Samsung Galaxy Note 3 N9005 with 3G & LTE connectivity
Also known as Samsung Galaxy Note III
General 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - all models
  CDMA 800 / 1900 - N9009
3G Network HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100 - N9005, N9002, N9006
HSDPA 850 / 1900 / 2100 - N900W8
  CDMA2000 1xEV-DO - N9009
4G Network LTE 800 / 850 / 900 / 1800 / 2100 / 2600 - N9005
  LTE 700 / 1900 / 2100 - N900W8
SIM Micro-SIM
Announced 2013, September
Status Available. Released 2013, September
Body Dimensions 151.2 x 79.2 x 8.3 mm (5.95 x 3.12 x 0.33 in)
Weight 168 g (5.93 oz)
 - S Pen stylus
Display Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 1080 x 1920 pixels, 5.7 inches (~386 ppi pixel density)
Multitouch Yes
Protection Corning Gorilla Glass 3
Sound Alert types Vibration; MP3, WAV ringtones
Loudspeaker Yes
3.5mm jack Yes
Memory Card slot microSD, up to 64 GB
Internal 16/32/64 GB storage, 3 GB RAM
Data GPRS Yes
EDGE Yes
Speed HSDPA, 42 Mbps; HSUPA; LTE, Cat4, 50 Mbps UL, 150 Mbps DL
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, DLNA, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot
Bluetooth Yes, v4.0 with A2DP, LE, EDR
NFC Yes
Infrared port Yes
USB Yes, microUSB v3.0 (MHL 2), USB Host
Camera Primary 13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, LED flash, check quality
Features Dual Shot, Simultaneous HD video and image recording, geo-tagging, touch focus, face and smile detection, image stabilization, panorama, HDR
Video Yes, 2160p@30fps, 1080p@60fps (N9005, N9002)/ 1080p (N9000), check quality
Secondary Yes, 2 MP, 1080p@30fps
Features OS Android OS, v4.3 (Jelly Bean), upgradable to v4.4.2 (KitKat)
Chipset Qualcomm Snapdragon 800 (N9005, N9002)/ Exynos 5 Octa 5420 (N9000)
CPU Quad-core 2.3 GHz Krait 400 (N9005, N9002)/ Quad-core 1.9 GHz Cortex-A15 & quad-core 1.3 GHz Cortex-A7 (N9000)
GPU Adreno 330 (N9005, N9002)/ Mali-T628 MP6 (N9000)
Sensors Accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, temperature, humidity, gesture
Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS
Browser HTML5
Radio No
GPS Yes, with A-GPS support and GLONASS
Java Yes, via Java MIDP emulator
Colors Black, White, Pink, Merlot Red, Rose Gold Black, Rose Gold White
 - ANT+ support
- S-Voice natural language commands and dictation
- Air gestures
- SNS integration
- Active noise cancellation with dedicated mic
- Dropbox (50 GB cloud storage)
- TV-out (via MHL A/V link)
- MP4/DivX/XviD/WMV/H.264/H.263 player
- MP3/WAV/eAAC+/AC3/FLAC player
- Organizer
- Image/video editor
- Document viewer(Word, Excel, PowerPoint, PDF)
- Google Search, Maps, Gmail,
YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa
- Voice memo/dial/commands
- Predictive text input (Swype)
Battery   Li-Ion 3200 mAh battery
Stand-by (2G) / Up to 420 h (3G)
Talk time (2G) / Up to 21 h (3G)
Misc SAR EU 0.29 W/kg (head)     0.36 W/kg (body)    
Price group
Tests Display Contrast ratio: Infinite (nominal) / 3.997:1 (sunlight)
Loudspeaker Voice 70dB / Noise 66dB / Ring 78dB
Audio quality Noise -96.5dB / Crosstalk -96.3dB
Camera Photo / Video
Battery life Endurance rating 75h

Rabu, 18 September 2013

La Ode Wuna Di Negeri Maluku/ Pulau Seram


Hal 1hal 2